One Year Less..

October 18th, 2007 by rey

Medio October 2007, couple days after the Ied Day

I pray in the middle of the night,

Dsc02342

Alhamdulillah, Thank You dear Allah…
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin..di bulan Syawal, akhirnya Kau izinkan aku bertemu hari lahirku kembali. walaupun sedih…karena berarti usiaku semakin berkurang dari sebelumnya.

Alhamdulillah ya Allah,
meski tahun ini lebih ’sepi’ dibanding tahun-tahun sebelumnya, tapi aku telah melewati satu fase yang ‘lebih’ dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Alhamdulillahi Rabbil Alamin,
mungkin tahun ini adalah tahun terakhir aku bisa memperingati hari lahirku, mungkin juga tidak, karena mungkin masih ada tahun-tahun selanjutnya.

Alhamdulillah, Allahu Akbar,
segala rahasia hidupku kembali kepada-Mu ya Allah…

semoga Engkau selalu membimbingku, kemanapun aku melangkah, kapanpun aku membuka dan menutup mata, selamat menyeberang titian Illahi, sampai ke negeri-Mu yang kekal, ya Allah…

terima kasih…
semoga dengan berkurangnya usiaku, semakin aku bisa lebih mendekatkan diri kepada-Mu ya Rabb, semakin aku bertambah bijak dan tangguh dalam menghadapi segala macam persoalan hidup, semakin aku mencintai berbagi….

Dsc02346

My Awful Journey to the Country of Kabau

March 15th, 2007 by rey

dear guys,

rasanya baru aja aku keluar dari RS, aku sudah harus menghadapi kejadian-kejadian ajaib lagi. dua minggu setelah aku dirasa cukup kuat utk perjalanan dinas, akhirnya aku pun pergi ke Padang, ada dinas selama 3 hari di negeri Kabau itu. aku terpaksa berangkat sendiri karena seluruh tim ku sudah berada di sana. jadi aku adalah anggota tim terakhir yang diberangkatkan.

sebelumnya, kepergianku mengundang banyak kekhawatiran, karena aku berangkat sendiri ke daerah yg jauh, naek ADAM AIR yg akhir-akhir ini reputasinya memburuk lantaran berbagai macam musibah dialami maskapai ini (mulai dari tenggelam di dasar laut dan tak diketemukan sampek badan pesawat yg membelah tiba-tiba waktu mendarat), cuaca jakarta (tempat pesawatku transit - transit berarti landing di Cengkareng) dan cuaca sumatra yg sukar ditebak (daerah Teluk Bayur terkenal sukar diprediksi), kondisi badanku yg sesekali masih ambrukan, hasil control ku yang menunjukkan aku blm siap pergi jarak jauh, dan beberapa macam kekhawatiran lainnya.


at Adisumarmo Airport, Solo at 9 a.m

aku berangkat dari solo, karena kebetulan aku mudik ke solo. kali ini adalah penerbanganku yang pertama take off dari adisumarmo, solo. selama ini aku selalu dari adisutjipto, yogyakarta. dengan berbekal tas ransel super penuh dan tas selempang aku check in ke Padang. bandara adisumarmo ternyata sempit sekali dibanding bandara-bandara lain yang pernah kumasuki. hmm..
penerbanganku on time. tidak ada delay. alhamdulillah..
aku sekali lagi bersyukur bahwa di penerbanganku kali ini tidak ada hambatan sama sekali. lancar, dan tepat waktu. alhamdulillah…

aku akan berada di cengkareng sendirian pd masa transit yg lumayan lama, aku baru tiba di cengkareng pk.11 dan pesawat ke padang baru akan berangkat jam 15.30. jadi aku sengaja bersante-sante di jalan menuju transit desk. aku sudah berencana akan maksi dan bersante-sante di Ayam milik Pak Jenggot.
aku ke transit desk. dan sempat bertanya pada penjaga mejanya
Rere (R)       : mas, boarding ke Padang jam berapa yaa?
Penjaga (P)  : hm..eh..mbaknya ke Batam ato Padang?
R                 : hlooo..saya ke Padang. itu ada di tiket saya.
P                 : mbaknya pasti baru beli, ya? ini sudah telat. waduh kacau nih!
aku gantian marah. tiket itu jelas-jelas sudah kubeli di yogya hari sabtu. mengapa di claim baru beli?
R                  :  ada apa dg tiket saya, mas?
P                 : nama mbaknya tidak ada di database kami. jadi mbaknya tidak dapat penerbangan. sedang dicoba utk di enroll.
Ya Alloh…aku bakal ketinggalan pesawat nih. kalo saja pesawat ke Padang ada banyak sebanyak pesawat Yogya-Jkt sih, aku masih agak tenang. Jkt-Pdg setahuku hanya 2x penerbangan!
Mas-mas itu langsung memaksaku untuk lari mengikutinya. Tiket asliku yg ada tempelan label bagasi hampir ketinggalan gara-gara kecerobohan si penjaga tiket. Ougghh! dan aku terus berlari, mengikuti langkahnya yg lebar. jujur, kakiku pendek, aku kesulitan menyamai langkahnya. bayangin aja; aku lapar, capek, dan blum boleh lari-lari sampek capek, eee udah disuruh ngejar pesawat…
aku sudah ditunggu di landasan, smua orang melambai-lambai, memaksaku cepat-cepat menuju badan pesawat. aku bukan jagoan lari, sudah lama nggak jogging, dan aku baru sembuh dari sakit. rasanya berat sekali lari sambil membawa tas selempang yg serba kegedean itu.

aku sampe juga duduk di kursi cadangan. dengan ngos-ngosan, sesaat setelah aku duduk, pesawatku mundur. sudah berangkat.
sebotol Mizone aku habiskan, lututku terus bergetar tak terkendali. aku selamat naik pesawat..tapi…pikiranku kembali mengganjal, bagasiku!!
kalo bagasi itu gak bareng ama aku, berarti aku harus menunggu di bandara Minangkabau entah sampai berapa lama. seluruh onderdilku ada di bagpack ku.
oh..mine…
aku capek, lelah, tapi aku masih terbeban pikiran ttg bagasiku..huhuhu…

but, one hour 30 minutes later,
i found my backpack on the plane baggage. thanks God, Alhamdulillah…
and finally i am home to the mess.


at Sendik BRI Padang, Pasar Baru, Limau Manis, 2 p.m

lagi-lagi…my awful things belum selesai.
aku sudah konfirm ke pm ku, katanya aku ditempatkan di kamar 217, sebelahan ama kamar tim terdahulu. tapi begitu aku tanya ttg proses booking itu, petugas bagian administrasi menolak mentah2 bookingnya.
"tidak pernah ada booking dari Yogya utk kamar 17. dan sampai hari jumat, seluruh kamar di sendik ini penuh. tdk ada sisa!" begitu ucap bag.administrasi Sendik BRI, Bp. Ismail, tempat kami menginap selama ini.
"tapi, teman saya sudah telp saya, katanya benar dia sudah booking ama petugas bersih-bersih mess, pak" mukaku memelas. seluruh tubuhku masih kecapekan dan laper…
"tidak ada! mbak silakan konfirm dg temannya lagi. saya tdk akan mengizinkan Anda di kamar 217. dan tolong temen Anda kesini utk menjelaskan masalahnya."
Ya Alloh, aku dibentak-bentak lagi. Oughh..
ya sudahlah..aku mengalah saja. aku belum tau persis duduk persoalannya. pm yg kuhubungi sedang sibuk presentasi di Unand. semoga dia bisa datang segera kesini.


on 3 p.m

akhirnya, aku berhasil juga dapat kamar, tetap di 217. sebelah kamar anak-anak lain. tapi aku masih kelaparan. aku coba menghubungi McD Delivery 14045, jawabannya "Maaf, Bu…kami belum membuka cabang di kota Padang. paling dekat Palembang, jadi belum bisa."
aku nggak kurang akal, kucoba call KFC Padang di daerah Minang Plaza tempat aku biasa belanja kalo aku pas di Ulak Karang. jawabannya lebih menyakitkan "Maaf, Bu..tempat Ibu tinggal di luar area delivery kami.."
oooohhhh…
saat ini aku memang berada di puncak bukit, tepatnya area Limau Manis, di atas kota Padang, 30 menit ke atas dari Padang.
tidak ada McD delivery, KFC pun menolak mengantar sampai kesini, sementara aku tidak sempat membeli makanan di bandara tadi.
sial.

love. rere. arleynova

Just When I Need to Rest..

March 15th, 2007 by rey

dear guys,

aku hanya ingin berbagi dengan kalian, bahwa sesungguhnya, SAKIT itu TIDAK ENAK! so…take care on your health, yakk!

diawali di saat menjelang valentine-an, aku harus menjalani serangkaian prosesi rawat inap untuk yang pertama kalinya sepanjang 25 tahun hidupku (kecuali rawat inap waktu Mimim melahirkanku, tentu saja :D ) if you wanna know the complete story, please visit arleynova’s pages

Feb 13 & 14,
kesehatanku sungguh diluar dugaan, drop, suhu badanku entah berapa derajat, yg kurasakan cuma aku kepanasan terus menerus, dan aku nggak bisa maem apapun. aku juga cuma bisa mendesis, mengeluh sakit kepala terus-terusan, tanpa aku bisa menghentikan senut-senut parahnya. tenggorokanku juga ikut-ikutan kumat. wahh…remuk bgt rasanya. aku pun ke dokter siangnya, sekalian minta surat ijin istirahat, bukannya sembuh, sakitku makin menjadi-jadi.
apa obat murah bukan jaminan sembuh?
lalu apa obat mahal sudah pasti bikin sembuh?

Feb 15, from morning to midday
akhirnya aku cek darah untuk yang pertama kali, sudah dua kali ini aku mendatangi laboratorium Panti Rapih, yg pertama nganter Dian - sobatku, yg kedua yaaa kali ini, giliranku tes darah. Tadi rencananya mau dateng siang aja, siapa tau abis sarapan aku udah sehat. tapi ternyata semangkuk sotoku cuma buat mainan doank, dan aku semakin drop…Ouggghh.

Feb 15 at 9 p.m
akhirnya (lagi) aku harus masuk UGD, dan rawat inap! Ya Alloh, nggak pernah sekalipun terbayang olehku harus benar-benar dirawat inap di RS. Tadi siang aku sudah mengalami peristiwa diambil darah di lengan, sekarang…aku diinfus! dan lagi-lagi, untuk yang pertama kalinya…Ough!
serangkaian proses administrasi dan perawatan kujalani. dokter jaganya kebetulan pernah meeting bareng aku, yap, aku dirawat di RS yang notabene klien Medical ku. hehe..

Feb 16 - 19,
aku bener-bener jadi pesakitan. cuma bisa tergolek di bed, terikat selang infus yang tergantung tepat diatas kepalaku, kadang-kadang diisengi penjagaku, dikrangkeng juga soalnya polah tingkahku yang suka bikin khawatir.
aku juga seringkali merasakan penderitaan antara lain:
1) jam 1/2 5 subuh aku sudah diganggu zuster-zuster untuk segera dimandikan plus di ambil darahku utk tes lanjutan (di lenganku, terdapat bekas 3 lubang tempat pengambilan darah, warnanya membiru sampek aku pulang dari RS)
2) jam 1/2 7 pagi, aku memang disiapin makanan penyiksa, dengan menu yang lumayan mendingan walo harus selalu ada BUBUR! Hueekkk..
rasa sop jamurnya, rasa baksonya, rasa ayam panggangnya..ougghh..semuanya nggak karuan.
3) belum selesai makan pagiku, sudah ada zuster-zuster lagi yang siap dengan segepok suntikan. rata-rata per hari aku bisa disuntik 7-10 kali suntikan.
can you imagine that?

4) obat-obat penyiksa yang tentu saja rasanya amburadul.

jujur, selama aku di RS, aku rada parno dengan kemunculan zuster yang tiba-tiba di kamarku. kebiasaannya, mereka hobi menyuntik, membenarkan selang infusku yang berkali-kali terinjeksi darahku, dan memeriksa tekanan darah dan memasangkan thermometer di ketekku. tapi diantara semua kebiasaan itu, suntik menyuntik lah yang paling sering mereka lakukan. dan itu cukup membuat pembuluh darahku menggelembung.

(ATT. suntikan dilewatkan selang infus, jadi ketika cairan suntikan dimasukkan, otomatis selang infus bertambah volumenya, dan terasa menekan di pembuluh darah. rasanya akan ngilu sekali. itu baru satu suntikan, yg kualami, sekali periode suntik, aku bisa disuntik sampek 5x dg ukuran abocath yg berbeda-beda, mulai dari 2,5 cc sampai 10 cc )

Feb 19,
akhirnya aku keluar juga dari RS setelah sekian lama tersiksa. aku memang belum fit bgt, tapi aku memaksakan diri utk cepat keluar dari RS. alasannya klasik, irit biaya, males disuntik, bosan dg makanan RS dan benci liat dokter (rasanya kalo tiap hari liat dokter, kayaknya masih lama sakitku..hukss)

so, believe me.
sakit itu nggak enak. jangan pernah mau sakit. aku cukup menderita. apalagi yang kondisinya lebih rapuh dari aku.
keep life healthy, oke!

love. rere. arleynova.

ketika satu per satu mereka pergi…

January 16th, 2007 by rey

hi…

aku sangat menyukai hidupku yang penuh aneka warna. ada sedih, ada gembira, ada suka, ada duka. aku menjalaninya dengan penuh penghayatan, penuh pengalaman, penuh pelajaran. aku senang sekali mengeluh pada Tuhanku di setiap jengkal aku bernafas, tak henti-hentinya berdoa dan meminta sambil sesekali mengucap syukur. yap, aku nggak akan munafik, yang selalu bersyukur setelah Alloh memberikan aku sesuatu yang sangat aku idamkan. aku manusia biasa, penuh dosa dan cela, nggak malu jika aku mengaku, bahwa kadang aku pun lupa bersyukur (semoga Alloh memberiku pemahaman kenapa aku seperti ini)

aku sangat mencintai orang-orang yang banyak memberiku arti. orang-orang yang senantiasa menyayangiku, menjagaku, mengasihiku, dan juga memusuhiku. aku selalu berpikir, aku nggak boleh memusuhi orang yang telah memusuhiku. aku justru menempatkan mereka di level kedua setelah orang-orang yang begitu sayang padaku.

terlalu banyak teman dan sahabat aku punya. tak terhitung. sampai phonebook di 2 handphoneku saja overload. belum yang di agenda, buku alamat, dll. semua teman-temanku (karena aku nggak akan pernah memasukkan nama ke dalam tempat penyimpanan alamat jika aku nggak merefer mereka sebagai temanku). ada teman yang baik, ada teman yang jahat, ada teman yang religius, ada yang suka ninggalin sholat walo mereka ngaku Islam (atau nggak pernah ke gereja walo mengaku Nasrani, dll). aku nggak pernah membeda-bedakan meraka. toh, aku sendiri bukan orang yang sempurna.

aku pernah beberapa kali menjalin persahabatan yang erat dengan beberapa orang. mostly gals. dan baru beberapa kali dengan cowo. entah kenapa, persahabatanku selalu kandas di tepi jalan. dan rata-rata bertipe kegagalan yang sama. kalo dg gals, biasanya kalo udah pada mikir ‘masa depan’ alias, salah satu punya cowo/suami, yang satu merasa ditinggalkan. kalo dg cowo, biasanya yaaa…alasan yg sama. aku punya cowo ato mereka punya cewe. gak mau dibilang selingkuh lah, gak mau dimarahin pasangannya lah..
so many reasons built for. jujur. aku seringkali ketakutan. saat satu per satu teman baikku pergi, meninggalkan alasan yang gak masuk akal, dan akhirnya aku hanya bisa percaya ama diriku sendiri.

di meja kantorku sekarang, aku pasang fotoku dan sahabat dekatku pertama, seorang teman satu kelas di Elem. School. cukup dekat sampe kami masing-masing memutuskan bersekolah di SMP, SMA dan College yang berbeda. She’s Christian. Tapi gak pernah jadi masalah bagiku, karena dia sangat menghargai kemuslimanku, dan begitu pula aku. Putusnya persahabatan kami bukan karena masalah religion, tapi cowo. Waktu itu, dia jeles melihatku pacaran, padahal aku sudah selalu memberinya waktu khusus diluar waktu pacaranku. aneh, bukan?

di pigura di rumahku, ada foto yang kupajang isinya aku dan sahabatku (cewe) ketika aku SMP. Alhamdulillah, kami belum putus persahabatan, hanya renggang saja, lantaran kesibukan kami sekarang. ada pula sahabatku SMA, lumayan dekat. dan akhirnya putus juga gara-gara cowo (aku pernah mengumpati cowo, apa sih istimewanya cowo, sampek sering banget mengganggu hubungan persahabatanku dengan sahabat-sahabatku?)

di pigura di kamar, ada fotoku dan 2 sahabatku (all are gals) waktu kuliah. satu jauh, satu masih dekat. sempat mo jauhan juga dan untuk alasan yang sama, COWO (what a h*** the boys are!). aku jadi berpikir kencang untuk kembali bersahabat dekat dengan cewe. apakah nantinya semua sahabat cewe ku pergi, cuma lantaran cowo? ugh…picik sekali. padahal bagiku, teman itu jauh lebih berharga dibanding cowo (karena aku cewe). urusan ama cowo mah gak jauh dari urusan nafsu duniawi. cuma pengen dicinta dan mencinta (dan embel-embel urusan lainna yang gak jauh-jauh amat).

saat aku memulai hidup baru yang bukan berurusan dengan dunia persekolahan lagi, aku kembali bertemu dan memutuskan berteman dekat dengan teman baru. kali ini a boy. mencoba menjajal sampe sejauh mana aku bisa bersahabat dengan cowo yang notabene persahabatan kami intensif. awalnya nice. banyak sekali support dan nasehat seringkali kami share. yaaaa…merasa jadi berarti berkat teman. singkat cerita, persahabatan itu sekarang berujung tanduk lagi. kritis. kali ini, (baru bisa menebak saja sih) lantaran cewe! (dan urusan basi seputar kerjaan gitu). oh mine…

berulang kali dia bilang "nggak masalah dg ceweku" ato "maaf ya aku gak kepikiran, aku sibuk, dll" apa lah bahasanya (intinya gitu). aku sih, gak masalah juga. toh, bagiku aku gak mau ganggu kesibukan dia ato ngresehin dia (wong aku bukan cewenya :D). cuma aku nggak tau..sejauh mana posisiku sekarang. dulu aku sangat tau, posisiku benar-benar jadi satu-satunya teman dekatnya (setidaknya itu yg kudengar dari dia). but now?

saat dia mulai melupakan aku (as his friend), gak sempat lagi mikir (pernah) punya temen dekat yang (pernah) sering dijadikan tempat berbagi, aku jadi berpikir (dan sekaligus ber-suudzon ria) kalo dia udah gak butuh aku lagi.
satu sisi, dia udah punya calon istri yang pasti level kedekatannya jauh dibanding aku (saatnya aku tersisih). sisi yang lain, dia udah bosen ama aku karena ternyata aku gak baik-baik amat.

sayang sungguh sayang. kebalikannya, aku masih memikirkannya sebagai sahabat yang paling berarti bagiku. selain orang terdekatku, posisi dia sebagai sahabat dekatku membuatku selalu berusaha mengabari dia ttg apapun yang terjadi padaku. tapi dia tidak. dia sudah melupakan aku. ughh … tragis amat! aku bukanlah teman yang penting lagi. dan itu sungguh menyakitkan.

hm..bertahun-tahun aku mencari makna sahabat sejati…tapi pupus juga…
once more, i loose my dude…

sad. rere. arleynova.

Ramadhan dan Syawal

October 31st, 2006 by rey

   
   
   
   
      
      

Alhamdulillah wa syukru Illah..

Ramadhan
baru saja berakhir. Dan aku sungguh nggak pernah menyangka, kenapa
Ramadhan kali ini berakhir begitu cepatnya, tanpa pernah aku
merenunginya lebih dalam, tanpa aku bisa bertafakur lebih lama…

Aku
pun menangis, di ujung Ramadhan, kehilangan moment-moment indah yang
tega berlalu dengan cepatnya. Aku menghiba, semoga Alloh
mempertemukanku lagi dengan Ramadhan tahun-tahun depan. Aku menangis,
karena tahun ini, adalah tahun ketigaku berulangtahun di bulan penuh
berkah, tepat di angka yang sangat bermakna bagi setiap insan, tepat
disaat Ramadhan bergulir ke angka 24. Alhamdulillah wa syukru
Illah..aku masih diberi kesempatan Alloh untuk mengabdi, berbakti dan
menjalani setiap jengkal langkah, dan setiap tarikan nafasku melewati
jalan yang telah ditetapkan Alloh.

Akhir Ramadhan, seusai adzan
maghrib, aku mulai mendengar takbir di udara, mengumandangkan agungnya
asma Alloh… sungguh sangat merdu, membuatku ingin menangis lagi,
lebih kencang, lebih dalam, sampai tak terasa aku air mata menetes satu
demi satu.
Ba’da Isya, jalan-jalan mulai ramai, bedug takbir ditabuh
begitu kencangnya oleh anak-anak kecil sambil berteriak lantang "Allohu
Akbar, Allohu Akbar, Allohu Akbar..!!". Obor tampak cerah menyala-nyala
di sela-sela udara malam yang basah. Allohu Akbar!
Ya Alloh, aku
memohon ampunan, belum genap dosaku kutambal di bulan suci, tapi bulan
suci sudah akan meninggalkanku. Ya Alloh, mengapa begitu cepatnya?

1 Syawal.
Hari
pertama di bulan baik. Hari kemenangan. Hari bersyukur, menutup puasa
kita, mengisinya lagi dengan puasa enam hari yang Insya Alloh akan
menambah amalan puasa kita menjadi sepanjang masa.

Satu hal yang
sangat aku cinta dari 1 Syawal, bahkan selama bulan indah ini. Yang
tampak olehku hanya orang-orang bersuka cita, bersalaman, berpelukan,
bertangis bahagia, mengucap syukur yang agung, meminta maaf, memaafkan
yang bersalah, berucap salam syukur..

Subhanallah..
Begitu
banyak doa terlempar di udara. Begitu banyak cinta kasih saling
diberikan antar seluruh umat manusia. Aku hanya ingin, setiap hari 1
Syawal terjadi sepanjang masa. Saling mencintai, saling memafkan,
saling mengasihi, saling berbagi…
Alhamdulillah, wa syukru Illah…
Ya
Alloh, berikan kami waktu untuk bisa menciptakan setiap hari-hari
mendatang menjadi hari 1 Syawal. Aura maaf tersebar di seluruh penjuru
bumi, nuansa peleburan dosa, nuansa pencarian makna baru dalam hidup
yang lebih baru, hidup yang Insya Alloh penuh makna…

Bulan Syawal, bulan indah…
Bulan
penuh doa, bulan penuh keceriaan, penuh kelimpahan. Lihatlah, setiap
umat di sekitar kita. Dari yang merayakan sampai yang tidak merayakan,
dari yang mampu sampai yang kurang mampu, semua saling mengadakan
selamatan kecil. lontong opor, kupat, roti lebaran, buat
dibagi-bagikan. berzakat, bersedekah, bermaaf-maafan..
sungguh indah…
Subhanallah,
Alhamdulillah,
Allohu Akbar..

love. rere. arleynova

kalo aku ingin bicara cinta sekali lagi

October 9th, 2006 by rey

cinta ..

begitu mudahnya orang bilang cinta
padahal tidak bagiku!
karena seringkali cinta aku rasakan perlu berton-ton perjuangan dan pengorbanan

jadi cinta itu tidak murah bagiku
tapi semahal apapun seonggok barang yang bernama cinta, pastilah orang tak pernah mau membelinya secara sia-sia.
seperti hukum pasar
"ada harga, ada barang"
jadi kalau barang itu dibeli dengan harga mahal, tentunya si pembeli merasa harus mendapatkan kualitas dan kuantitas semaksimal mungkin.

hm..
apakah itu tulus?
apakah transaksi cinta harus melibatkan untung-rugi?
sungguh sangat disayangkan..
jika hukum itulah yang berlaku saat kita mencari makna cinta
dan akan sangat merugi kita
jika setiap cinta yang kita punya haruslah memenuhi prinsip tersebut

sekali lagi, cinta…
apakah cinta bermakna jika ia berharga?
ataukah ia hanya berharga jika ia berlaba?

Ampuni kami, Tuhanku..
jika selama ini kami tersesat dalam memaknai cinta..
Hukum kami, Tuhanku..
jika kami tak bisa mengganti cinta yang telah Kau berikan kepada kami dengan ketaatan kami kepada-Mu

Tuhanku.
hanya kepada-Mu aku bersujud dan memohon pertolongan..

love. rere. arleynova.

Masih….

September 5th, 2006 by rey

Kiss_me



prelude

i love this song much. dunno why, i really fond of this.



D A Bm F#m G
Rasa cinta yang dulu tlah hilang
D Em A
Kini berseri kembali
D A Bm F#m G
Tlah kau coba lupakan dirinya
D E A
Hapus cerita lalu

G D
Dan lihatlah
G A Bm A G
Dirimu bagai bunga di musim semi
D E A
Yang tersenyum menatap indahnya dunia
G D A
Yang seiring menyambut
G D E
Jawaban segala gundahmu

Reff Verse I :
D - A - Bm
Walau badai menghadang
F#m G D E A
Ingatlah ku kan selalu setia menjagamu
D A Bm F#m G A
Berdua kita lewati jalan yang berliku tajam

Music : G - A (3x)

D A Bm F#m G
Setiap waktu wajahmu yang lugu
D Em A
Selalu bayangi langkahku
D A Bm F#m G
Telah lama kunanti dirimu
D E A
Tempat ku kan berlabuh
G D
Cahaya hatiku
G Bm A D
Yakinlah kekal abadi selamanya
G D E A G
Seperti bintang yang sinarnya terangi seluruh
D E
ruang di jiwa
A G D E
Membawa kedamaian

Reff Verse II :
D - A - Bm
Walau badai menghadang
F#m G D E A
Ingatlah ku kan selalu setia menjagamu
D A Bm F#m G A
Berdua kita lewati jalan yang berliku tajam
D - A - Bm
Resah yang kau rasakan
F#m G D E A
Kan jadi bagian hidupku bersamamu
D A Bm F#m G A
Letakkanlah segala lara di pundakku ini

Music : D - Dsus - D - A (4x)
Back to Reff Verse II
Coda : D - Dsus - D - A (8x)

love. rere. arleynova

serba serbi makanan

August 24th, 2006 by rey

selamat siang…

abis baca postingan dewi di blog nya, aku jadi keinget dulu aku juga pengen bgt buat semacam list warung makan enak di jogja.
jogja emang kalah selera ama solo (bener kata dewi, solo tu sorganya makanan…suwerr ewerr ewerr!!) tapi yaa mo gimana lagi, selama delapan taon terakhir ini hidupku kuhabiskan hampir 80% nya di jogja jadi anak kost..jadi kecenderungan berburu makanan justru memuncak di jogja dibanding di solo (di solo masih sering maem di rumah, di jogja, maless bgt masak!;)) )
jadi inget dulu, masa awal-awal aku kuliah di jogja, bareng ndhandul dan awang, duo sahabat setiaku suka keliling jogja cuma buat menuhin hasrat makan..hahaha!! (miss ya two of my longing friends..)

aku mau mule dari warung seafood..(my fave cooking)

** Jimbaran Seafood **
letak : Jalan Kaliurang KM.8.
kalo mo kesana, lewat Jakal trs ke utara sampek Kentungan, trs aja sampek sekitar KM. 8/9 belok kiri, trs aja ke barat, nt juga ketemu. pokoknya warungnya kayak pondok di tengah sawah, ada nuansa Bali (musiknya biasanya)
comment : ni warung uwenakkkkk bgt masakannya. udah berkali-kali aku kesini, biasanya beli kepiting..kepiting enak rasa lada hitem…hmm..yummyyy!!! selain itu, pelayannya ramah-ramah, nuansa alamnya kerasa, karena tipe bangunannya semi permanen pake tripleks gitu. kalo baru mau coba maem disini, abis parkir langsung aja nuju ke tempat sebelah kiri warung, ada semacam akuarium yg isinya udang, ikan dll. kita bisa milih-milih disana. oiya, mereka masak menu bakarannya pake arang dan sabut kelapa..hehe..baru pertama ini liat..hehe..
menu favorit : kepiting lada item, kepiting saus tiram, king prawn saus tiram (wakss..ini mahal bgt harganya), bawal bakar jimbaran, ikan-ikan bakar lainnya..hmm…yummy..
cost : soal harga, hmmm….standar mahal sih..jadi jangan sering-sering kesini…dijamin keok!

** Baruna Seafood **

letak    : Jalan Magelang KM (g tau).
kalo mo kesana dari arah Tugu Mangkubumi (itu tuh, simbolnya Jogja) trs ke utara. sampek di kira-kira selokan Mataram, awasin barat jalan. warung ini mule buka jam 18.00, kurang 5 mnt keukeuh gak mau buka! arrggh!semacam restoran lumayan gede, ada kursi-kursi yg ditata di meja besar, biasanya dipake buat pesta keluarga.
comment : dari sisi tata ruang gak terlalu unik, kayak warung kebanyakan. cuma jgn sampe dateng lebih dari jam 18.00 karena biasanya dah rame. kita bisa milih sendiri calon makanan kita. kalo dibungkus, banyak isinya. hehe..
menu favorit : kepiting saus tiram, cumi saus tiram, bawal dan kerapu bakar
cost : kepiting seporsi isi dua, jadi musti beli 2, minimal 8 ons, se ons nya 5000an. laen-laen, hmp sama. lupa sih..

** Yin Yin Seafood **
letak : depan pos polisi Sarkem.
hm…lewat jalan belakang malioboro bisa, lewat jl tentara rakyat mataram jg bisa. suka-suka deh..
menu disini lumayan enak, kalo misal gw lagi bosen ma baruna dan jimbaran, gw biasa kesini neh. dulu gw pernah kesini bareng kucrit..hahah…selera makan kita kelewatan! sampek kembung kita..hehehe..crit, kapan berburu seafood lageee!
comment : lumayan nyaman, konsep lesehan seafood. rapi, tapi kipas anginnya kurang. hiks..seringnya kepanasan. kalo masak bawal bakar suka kelewatan gosonknya..heheh..
menu favorit : bawal bakar, kerapu goreng (ini porsinya buanyakkk bgt), cumi saus tiram, tenggiri goreng (ini juga, gak ada tengiri kecil disana..hehe..)
cost : standar mahal, biasa…wilayah kota…hehe.

Hujan Kali Ini

August 23rd, 2006 by rey

Ujan

……..

apa yg
kau pikirkan tentang hujan ?
ada
kala kita sedih jika hujan tiba,

banjir,
longsor, petaka timbul dimana-mana

manusia-manusia
panik, menyelamatkan diri dari bencana

saling
menyalahkan dan mengumpat hujan

ada
kala jengkel dan marah saat hujan
setumpuk
pekerjaan ke luar rumah jadi tertunda
manusia
menggerundel di ujung pintu,
melontar
makian karena lantai marmer becek gara-gara hujan

anak-anak
kecil bersuka cita
maklum,
mereka bisa berlari-larian di bawah hujan

tanpa
baju, bahkan kadang tanpa celana

yg jelas, tanpa kecemasan takut sakit
pulang ke rumah, tangan si bapak sudah siap menjewer kuping
mereka
haha..lagi-lagi
ada yang disalahkan gara-gara hujan

hujan memang hadir untuk disalahkan,
termasuk hujan kali ini
yang mengingatkanku pada satu kekecewaan mendalam
kala aku
terjatuh,
aku
terpeleset,
aku
terjungkal,
dan tak
ada sebuah tanganpun membantuku

yang kudengar cuma ocehan-ocehan tak berujung di warung kopi
tak peduli, kata
mereka
toh, dia bukan orang
penting
, begitu mungkin pikir mereka 

seketika
aku marah pada hujan
aku
lempari hujan yang semakin deras dengan umpatan-umpatan
tiap
tetesnya kurasakan bagai tiap titik air mata yg kuteteskan
dan
tetesan air mata itu menjatuhi luka basah di ujung jantungku
perihhhhh
!!!! 
apakah
hujan merahasiakan sesuatu dariku ?
entah..
aku
lelah mencari jawabnya sepanjang pagi
lalu
mengapa hujan masih menari-nari walau aku sudah berteriak “berhenti !!”
apakah
hujan mencoba menggodaku? mempermainkan aku ?

argghhh…
hujan
memang tak kan mengerti perasaanku
hujan tak kan tahu dengan obsesiku, ambisiku, apalagi deritaku
hujan juga tak kan paham apa yang kupikirkan
lalu, buat apa aku memarahi hujan
mengapa aku harus memaksa hujan mengerti apa yg kubutuhkan
jika
manusia lain yg mengaku punya hati aja tidak sedikitpun menoleh padaku

siang
ini masih hujan
dan aku
masih terkenang luka itu
namun
aku sudah tak lagi punya alasan untuk membenci hujan kali ini

 

originally created by rere, especially for dony isw
jogja. 11.o8.2006Ujan3

 

fallin’ in love

March 13th, 2006 by rey

B2fallin’ in love…

what do i feel when i am fallin’ in love ?
will i smile everywhere, everytime  ?

just want to talk about love..
is that i want to say?

i want to be as strong as i could be
with or without the one i love
or just want to be beside the one i love..

dont want to see heavy rain and cloud, just want to see summer
just want to talk much, stop the time running since i will loose my seeing to the one i love
dont, please no!

i want to do all for my glory, our glories and your glory,
just want to say to the world that i am happy, so delight..

oh..day…
i wish i am fallin’ in love everyday
i will be happy always
no doubt to worry
no time to afraid of loosing my smiles

say to the summer of love
please come again and again
need to let the bright shinny days touch mine

will i fall in love in everyday
will i let my heart fall in love
to all people in this world
to make my days brighter than before

love. rere. arleynova